Lahir dari kalangan petani miskin di propinsi Kangwon, Korea Selatan, Chung Ju-
Yung harus mulai bekerja keras hingga larut malam sejak usia 14 tahun.
Pengalaman kerja pertama adalah sebagai pengantar beras. Siang hari kerja
mengantar beras, pada malam hari ia belajar bersepeda dengan tekun. Sebuah kemahiran yang harus dimiliki olehnya jika ingin lebih efisien dalam menjalankan
tugas. Dengan intuisi pengelolaan keuangan yang demikian baik, tiga tahun
kemudian Chung mampu membeli toko milik tuannya dengan uang tabungan.
Belum juga tokonya menghasilkan keuntungan, pemerintah tiba-tiba
mengeluarkan aturan melarang penjualan beras oleh swasta. Tokonya terpaksa
tutup. Bangkrut, Chung bangkit lagi. Dengan uang pinjaman dari teman dia
mendirikan bengkel otomotif. Usahanya maju dengan prestasi yang sangat baik.
Chung kemudian berusaha menjalin kerjasama dengan pihak Angkatan Bersenjata
AS di Korea Selatan. Karena buta bahasa asing, Chung meminta bantuan adiknya
sebagai penerjemah. Dari usaha bengkel dia merambah bisnis konstruksi dengan
membangun barak-barak militer. Selanjutnya melebar ke pembangunan jembatan,
galangan kapal, dan terus membesar ke sektor industri manufaktur. Kelompok
bisnis Chung kini dikenal dengan nama : Hyundai.

Ingin memesan SEPIA lihat caranya: Klik di Sini